oleh

Amri Manangkasi : Covid 19 Maju, Musda Mundur

Kilasnews, Pinrang—Akhir-akhir ini pemberitaan media didominasi oleh issue-issue Politik, baik itu issue soal Pilkada maupun issue tentang dinamisasi Partai Politik, terkhusus Partai yang berlambang beringin sempat viral pemberitaannya tentang Musda DPD I Partai Golkar Sulsel yang pada akhirnya memutuskan secara mufakat Walikota Pare-Pare, bapak Taufan Pawe sebagai Formateur terpilih Musda DPD I Partai Golkar Sulsel yang dihelat di Jakarta beberapa bulan silam.

Hal tersebut disampaikan Amri Manangkasi Wakil Ketua Bagian Hukum dan Ham DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang Sabtu 3/10 saat di temui di salah satu warkop di Pinrang

Amri menambahkan, belum berakhir Polemik penyusunan struktur yang di Pimpin oleh Pak Taufan Pawe sebagai ketua Formateur, Partai Golkar mulai terlihat dinamis di beberapa Kabupaten/Kota di Sulsel terkait pelaksanaan Musda DPD II Partai Golkar Kabupaten/Kota yang masa bakti dan kepengurusannya sudah mayoritas berakhir.

Termasuk DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, akhir-akhir ini menghiasi link dan portal berita online tentang beberapa calon yang telah menyatakan diri siap meramaikan kontestasi Pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang.

Hal ini tentu membuktikan bahwa Partai Golkar sangatlah dinamis dalam berpolitik, namun ada beberapa point penting yang perlu dijadikan landasan buat para kader untuk diperhatikan sebelum moment Musda DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang dihelat, yaitu:

  1. Memperhatikan situasi terkini di Kabupaten Pinrang tentang Pandemi COVID_19 yang merupakan ujian dari Allah SWT, sehingga penting bagi kader dan Fungsionaris Partai Golkar untuk membantu Pemerintah dalam melakukan langkah strategis untuk penanggulangan Pandemi tersebut.
  2. Mewajibkan seluruh Kader, Fungsionaris dan Simpatisan Partai Golkar Kabupaten Pinrang agar taat pada himbauan Pemerintah untuk senantiasa menggunakan Masker saat meninggalkan rumah, hal ini dimaksudkan agar dapat meminimalisir berkembangnya mata rantai COVID_19 di Kabupaten Pinrang.
  3. Jika Musda DPD II Partai Golkar segera dilaksanakan, maka perlu untuk meminta kepada DPD I Partai Golkar Sulsel untuk menunda pelaksanaan Musda DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, mengingat penyebaran dan tingkat angka positif COVID_19 di Kabupaten Pinrang meningkat drastis dan menunggu sampai kondisi Kabupaten Pinrang dinyatakan bersih dari COVID_19
  4. Sesuai konstitusi Partai Golkar, maka dianggap penting agar para Kader dan Fungsionaris yang telah menyiapkan diri untuk bertarung pada Musda DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, sedapat mungkin dapat menahan langkah dan gerakan Politik internal Partai Golkar sebelum ada Pelantikan Pengurus DPD I Partai Golkar Sulsel, hal ini diatur dalam konstitusi Partai Golkar bahwa Pimpinan Musda Kabupaten/Kota adalah utusan DPD I Partai Golkar Sulsel. (Gun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed